Huawei Boyong Jam Pintar Watch Fit 2 dan GT 3 Pro ke Indonesia

Property Pribadi Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh Ilustrasi doc. Pribadi © Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh: "-Huawei Boyong Jam Pintar Watch Fit 2 dan GT 3 Pro ke Indonesia-"
Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh Huawei Boyong Jam Pintar Watch Fit 2 dan GT 3 Pro ke Indonesia Huawei memboyong dua jam pintar atau smartwatch terbarunya yaitu Huawei Watch Fit 2 dan Watch GT 3 Pro ke Indonesia untuk meramaikan pasar jam pintar yang kian kompetitif.

Dua perangkat itu mulai dipesan pada 10 Juni 2022 mendatang baik secara daring maupun luring.

"Salah satu tujuan kita adalah 'bring digital health' kepada setiap orang dan setiap keluarga yang ada. Nah dengan apa kami bawakan ini? Kami hadirkan Huawei Watch Fit 2 dan GT 3 Pro," kata Training Director of Huawei CBG Indonesia Edy Supartono dalam konferensi pers virtual, Selasa.

Kedua perangkat pintar yang ditawarkan oleh Huawei ini cukup menjanjikan karena membawa banyak keunggulan baru dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Perangkat pertama yang dikenalkan adalah Huawei Watch Fit 2 yang mengusung tema masa kini dan cocok untuk penggunaan sehari-hari.

Perubahan pertama yang dibawa dari segi tampilan adalah layar yang lebih besar dari pendahulunya sehingga untuk melihat lebih banyak opsi menu dan juga tampilan lebih nyaman.

Tentunya kemampuan dasar seperti health monitoring sudah dipastikan tersedia di jam pintar ini, mulai dari sensor detak jantung, pelacakan saturasi oksigen darah (SpO2), sleep tracker, pelacak siklus menstruasi, dan pemantauan tingkat stres semuanya tersedia di layanan ini.

Di dalamnya juga dipastikan tersedia GPS yang tak perlu terhubung dengan ponsel pintar sehingga membuat kegiatan berlari menjadi lebih menyenangkan terutama terkait dengan melacak jarak hingga menentukan rute.

Fitur baru lainnya yang bisa dicicipi pengguna Huawei Watch Fit 2 adalah kemampuan menjawab telepon lewat Bluetooth, tidak hanya menjawab tapi juga pengguna bisa menolak atau memberikan balasan cepat jika sedang tidak bisa menerima panggilan.

Beberapa pilihan format untuk balasan cepat atau quick reply juga sudah disediakan berkat kecerdasan buatan yang sudah lebih dimutakhirkan pada Huawei Watch Fit 2.

Perangkat lainnya yang akan dibawa Huawei pada 10 Juni nanti ialah Huawei Watch GT 3 Pro.

Property Pribadi Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh Ilustrasi doc. Pribadi © Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh: "-Huawei Boyong Jam Pintar Watch Fit 2 dan GT 3 Pro ke Indonesia-"
Terdapat peningkatan signifikan dan menarik pada Huawei Watch GT 3 Pro dibanding dengan pendahulunya Watch GT 3 yang dirilis pada 2021.

Dari segi desain, Watch GT 3 Pro ditawarkan dalam dua edisi yaitu edisi "Active" untuk anda yang gemar tampilan sporty dan edisi "Classic" untuk anda yang menggemari keeleganan namun tetap futuristik.

Dari layanan health monitoring, perangkat ini disiapkan berkinerja lebih mendetil dari jam pintar besutan Huawei lainnya karena telah mengantongi sertifikasi sebagai perangkat medis digital sehingga bisa menjadi rujukkan terpercaya untuk hasil yang diberikan.

Ada pun salah satu keunggulan yang sudah tersertifikasi itu adalah Electrocardiogram-nya yang bisa menjadi rujukkan jika ternyata hasil yang didapatkan pengguna tidak sesuai standar normal.

Tentunya jam pintar ini memiliki berbagai mode pemantauan untuk kegiatan berolahraga termasuk dua yang terbaru adalah untuk memantau kegiatan golf dan menyelam.

"Biasanya perangkat sejenis ini sangat menghindari olahraga yang berkaitan dengan air, apalagi diving. Tuntutannya berat karena harus berhadapan dengan tekanan air dan air asin. Namun perangkat ini bisa diajak menyelam hingga 30 meter dengan waktu menyelam 30 menit," kata Edy.

Untuk itu dipastikan perangkat pintar ini memiliki kemampuan tahan air atau waterproof ability sehingga aman digunakan untuk di medan yang berair.

Kecerdasan buatan yang disematkan pun tak tanggung- tanggung, nantinya pengguna juga bisa memantau perkembangan kegiatan olahraganya lewat laporan mingguan dan harian sehingga bisa mengetahui bagaimana kondisi tubuhnya ketika mengenakan jam pintar ini.

Belum diketahui harga dari kedua perangkat ini namun informasi lebih jelas akan bisa didapat pada 10 Juni 2022 lewat kanal penjualan daring di Shopee, Tokopedia, dan Eraspace.com serta kanal langsung di gerai Huawei, Erajaya, dan Urban Republic.

di Tulis Oleh: Suryanto


[Sumber: yang diambil Admin Blog Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh Silahkan Lihat Di News Antara]

Sejarah Nanggroe Atjeh Darussalam Part-14

Property Pribadi Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh Ilustrasi doc. Pribadi © Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh: "-Sejarah Nanggroe Atjeh Darussalam Part-14-"
Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh Sejarah Nanggroe Atjeh Darussalam Part-14 Ketika Belanda menyerbu Aceh pertama kali, April 1873, Habib Abdurahman tengah berada di Mekkah bersama Nyak Abas, seorang pemilik kebun lada yang luas di Aceh. Mereka berdua ke Mekkah bersama dari Penang. Habib Abdurrahman lalu bergegas berangkat ke Konstantinopel, ibukota Turki Utsmani, dan tiba tanggal 27 April saat pasukan Belanda baru saja mundur dan kabur dengan kapal-kapal perang mereka.

Di Turki, Habib Abdurrahman menyampaikan pesan dari Sultan Mahmud bahwa sebagai bagian dari protektorat Turki Utsmani, Aceh seharusnya dibantu dalam menghadapi serangan kafir Belanda.

Hanya saja, kunjungannya kali ini bisa dikatakan gagal karena kondisi Turki sendiri sudah banyak berubah disebabkan rongrongan dan konspirasi dari kekuatan Yahudi. Menteri Kehakiman Midhat Pasha, tokoh reformasi Turki yang menjabat sebagai Menteri Kehakiman lalu Perdana Menteri, merupakan seorang pejabat yang paling berpengaruh di dalam pemerintahan Turki. Siapa Midhat Pasha?

“Midhat Pasha adalah tokoh yang mengepalai gerakan masonisme dan mengendalikan club-club masonisme di Turki. Midhat Pasha mendapat dukungan negara-negara Barat dan Timur dalam menjalankan program sekularisasi di Turki. Mereka menyebutnya sebagai Bapak Pembebasan.”[1]

Midhat Pasha jualah yang telah membunuh dua khalifah Turki sebelum Khalifah Abdul Hamid yang bertindak tegas terhadap Yahudi. Kedua Khalifah yang dibunuh Midhat Pasha adalah ayah dan paman Abdul Hamid sendiri.

Dihadapan Habib Abdurrahman, Midhat Pasha menunjukkan dukungan penuh atas Aceh, melebihi pejabat lainnya. Tapi di belakang, Midhat Pasha dengan aktif membuat satu kekuatan agar Turki melupakan Aceh. Dan langkah ini berhasil.

Sikap tidak kooperatif pemerintahan Turki membuat rakyatnya tidak puas. Rakyat Turki menginginkan agar Turki bisa berbuat sesuatu membantu Aceh yang tengah menghadapi serangan pihak kafir.

Reid mencatat, “Dalam suasana seperti ini, pers Konstantinopel mengulas dengan penuh antusiasme persoalan yang dikemukakan Habib Abdurrahman, sehingga nasib Aceh dengan cepat menjadi “la grande question du jour”, pokok pembicaraan utama.[2]

Basiret, suratkabar terkemuka di Turki yang paling banyak dibaca dan pendukung utama paham pan-Islam, menyerukan agar Turki mengirimkan kapal-kapal perangnya ke Sumatera.

Koran Jevaib juga menyerukan hal yang sama. Bahkan koran kuning La Turquie secara gencar terus mengemukakan alasan-alasan bahwa Turki wajib melindungi hak Aceh.[3]

Namun dunia Kristen juga tidak tinggal diam. Mereka beramai-ramai mengancam Turki agar tidak ikut campur dalam masalah Aceh. Jenderal Ignatiev dari Rusia dengan kasar mengatakan bahwa Habib Abdurrahman harus secepatnya diusir dari Turki.

“Jika Turki mulai campur tangan untuk kepentingan kaum Muslim Asia, maka kekuatan-kekuatan lain akan muncul untuk membela kaum Kristen di Turki, mengikuti pola tindakan yang diambil Rusia pada tahun 1853!” ancam Jenderal Ignatiev.[4] Ingris lewat Duta Besarnya Lord Granville juga mengatakan, “Kita tidak mendukung ide itu.”

Kegagalan misi Habib Abdurrahman di Turki disambut gembira oleh Dunia Kristen. Di Belanda, para pejabatnya menyambut hal ini dengan menggelar pesta syukuran. Namun ada satu hal yang dilupakan Belanda, misi Habib Abdurrahman dilihat dari dukungan rakyat Turki sebenarnya menuai hasil yang baik. Persoalan Aceh yang dibawa Habib Abdurrahman telah membangkitkan, sebelum tiba saatnya yang sebenarnya di bawah Sultan Abdul Hamid, gelombang perasaan pan-Islam di Ibukota Turki, dan memenangkan simpati orang-orang terbaik di Turki bagi Aceh.[5]

Rasa tidak puas rakyat Turki atas sikap pemerintahnya dilukiskan dengan amat baik dalam sebuah artikel di harian Basiret. Walau tahu bahwa pemerintah Turki sama sekali tidak membantu Aceh dalam hal yang nyata, hanya basi-basi politis, namun Basiret telah menulis bahwa pemerintah Kesultanan Turki telah memutuskan akan mengirim sebuah armada yang terdiri dari delapan kapal perang ke perairan Sumatera untuk mencegah serangan musuh atas Aceh, dan bahwa salah satu dari kapal perang ini akan ditempatkan untuk selamanya dekat Aceh.

Berita ini sebenarnya hanya didasarkan tidak lebih daripada harapan-harapan di pihak partai nasionalis. …dalam waktu tiga puluh enam jam pengumuman itu dinyatakan sebagai “fiksi yang bodoh” dan Basiret dibreidel karena pemberitaan itu. Tetapi sementara itu berita itu telah diulang oleh suratkabar Turki lainnya dan tersebar ke seluruh dunia melalui Reuter, seolah-olah berita itu otentik.[6]

Demikianlah, Aceh akhirnya sendirian menghadapi serbuan kedua Belanda. Sedang Belanda sebagai bagian dari Christendom negara-negara Kristen Eropa (Terra Biblica) - mendapatkan bantuan dari sekutunya.

Negara-negara Eropa melepas ribuan narapidana dan orang tahanannya dan kemudian dikirim ke Batavia untuk dijadikan tentara Belanda yang akan menyerang Aceh. Walau Belanda berhasil menduduki istana kerajaan Aceh, namun perang terus berjalan hingga Jepang datang di tahun 1942. Aceh tak pernah takluk pada Belanda.

Islam Politiekvan Snouck Hurgronje

Sebelum mengupas lebih jauh sepak terjang Christiaan Snouck Hurgronje dalam upayanya merancang strategi guna menundukkan umatan tauhid Muslim Aceh di bawah kekuasaan salib Hindia Belanda, maka ada baiknya kita telusuri terlebih dahulu siapa sesungguhnya orientalis Belanda ini.

Property Pribadi Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh Ilustrasi doc. Pribadi © Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh: "-Sejarah Nanggroe Atjeh Darussalam Part-14-"
Christiaan Snouck Hurgronje lahir di Oosterhout, Belanda, 8 Februari 1857. Snouck merupakan anak keempat dari Pendeta J.J. Snouck Hurgronje dan Anna Maria, puteri Pendeta D. Christiaan de Visser. Awalnya, perkawinan kedua orangtuanya itu didahului oleh hubungan kumpul kebo hingga oleh dikeluarkan dari komunitas Gereja Hervormd di Tholen (Zeeland) pada tanggal 3 Mei 1849.

Ketika itu ayah Snouck telah memiliki enam anak. Kedua orangtua Snouck baru menikah secara resmi tanggal 31 Januari 1855. Jadi, Snouck Hurgronje merupakan anak hasil kumpul kebo kedua orangtuanya.[7]

Tak lama setelah menikah secara resmi, setelah melalui proses panjang akhirnya kedua orangtua Snouck diterima kembali dalam komunitas Gereja Hervormd pada tanggal 13 Agustus 1856. Nama Christiaan Snouck Hurgronje merupakan nama gabungan dari nama kakeknya, Christiaan, dan nama ayahnya Snouck Hurgronje. Oleh kedua orangtuanya, Snouck Hurgronje dididik secara keras agar bisa menjadi pendeta guna menebus kesalahan yang telah diperbuat kedua orangtuanya.

Singkat cerita, Snouck mendapat kepercayaan dari pemerintah Belanda untuk melakukan penelitian tentang Islam di Aceh dengan tujuan mencari titik kelemahan Muslim Aceh agar Belanda bisa dengan mudah menaklukkannya.

Pada 8 Juli 1891 Snouck dikirim ke Aceh dan berpangkalan di Ulee-Lheue yang menjadi basis militer Belanda. Dibantu asistennya bernama Teungku Nurdin, Snouck mengumpulkan bahan-bahan penelitiannya mengenai keadaan obyektif politik dan kehidupan agama Islam di Aceh yang bersifat rahasia.

Laporan tersebut disampaikan pada pemerintah kolonial di Batavia pada tanggal 23 Mei 1892. Walau kelihatannya obyektif, namun kebencian Snouck terhadap Islam tergambar dengan jelas dalam laporannya tersebut (Atjeh Verslag). Point-point penting yang ditulisnya adalah:
  • Sultan Aceh sesungguhnya tidak berkuasa penuh atas daerah-daerah kekuasaannya, jadi perannya bisa diabaikan. 
  • Kelompok-kelompok perlawanan rakyat Aceh merupakan gerombolan-gerombolan yang dipimpin oleh pemimpin agama (ulama) yang menghasut mereka untuk mengobarkan perang suci. 
  • Uang untuk biaya peperangan diperas para pemimpinnya dari para penduduk. 
  • Penguasa sesungguhnya adalah para uleubalang atau raja-raja lokal yang setelah gerombolan yang dipimpin ulama itu dapat ditumpas, maka golongan uleubalang ini bisa dibina menjadi sekutu Belanda yang setia. 
  • Untuk menghentikan perlawanan gerombolan Islam fanatik ini hanya bisa dilakukan dengan pengejaran dan penghancuran militer secara aktif tanpa ampun, yang bisa dimulai dari penguasaan wilayah pantai dan terus menusuk ke wilayah pedalaman.
Namun walau demikian, Belanda harus menghindari sasaran sipil mengingat setelah ditaklukkan, Aceh bisa menjadi daerah taklukkan yang sangat menguntungkan.

Tahun 1898, Van Heutz menjalankan rekomendasi Snouck Hurgronje. Jumlah tentara Belanda di Aceh terus ditambah. Senjata pun terus mengalir ke Aceh. Dengan pengerahan pasukan besar-besaran ini, perlahan tapi pasti Belanda mulai bisa menaklukkan sejengkal demi sejengkal tanah Aceh. Korban di pihak Belanda dan juga rakyat Aceh sangat besar.

(Bersambung)

—————— 
Artikel ini bekerjasama dengan Eramuslim Digest:Resensi Buku : Jejak Berdarah Yahudi Sepanjang Sejarah , Eramuslim Digest
[1] ‘Abdullah ‘Azzam; Runtuhnya Khilafah & Upaya Menegakkannya; Pustaka Al-Alaq; Solo; Cet.1; 1994; hal.20.
[2] Anthony Reid, ibid, hal.130.
[3] La Turquei, tanggal 9, 17, 19, 24 Mei dan 19 Juli 1873.
[4] Anthony Reid, ibid, hal.131.
[5] Ibid, hal.137.
[6] Ibid, hal. 138.
[7] Aqib Suminto; Politik Islam Hindia Belanda; Jakarta; LP3ES; 1986; hal.119.


[Sumber: yang diambil Admin Blog Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh Silahkan Lihat Di News CoinMarketcap]

Ancamana Global Freemasonry

Property Pribadi Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh Ilustrasi doc. Pribadi © Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh: "-Ancamana Global Freemasonry Ke-1-"
Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh Ancamana Global Freemasonry Ke-1 Selama berabad-abad, Freemasonry telah memancing banyak diskusi. Sebagian orang menuduhkan aneka kejahatan dan hal buruk yang fantastis kepada Masonry. Alih-alih mencoba memahami “Persaudaraan” tersebut dan mengkritisinya secara objektif, mereka bersikap sangat bermusuhan terhadapnya. Sebaliknya, para Mason kian bersikukuh dengan tradisi tutup mulut terhadap semua tuduhan ini, dan lebih memilih untuk tampil sebagai klub sosial biasa yang bukanlah bentuk sejati mereka.

Buku ini berisi paparan yang pas tentang Masonry sebagai suatu aliran pemikiran. Pengaruh terpenting yang menyatukan para Mason adalah filsafat mereka yang paling tepat dideskripsikan sebagai “materialisme” dan “humanisme sekuler”. Namun, Masonry adalah suatu filsafat keliru yang berlandaskan pada berbagai anggapan yang salah dan teori yang cacat. Inilah hal mendasar yang mesti menjadi titik tolak untuk mengkritisi Masonry.

Pentingnya kritisisme semacam itu perlu diungkapkan sejak awal, tidak hanya untuk menjelaskan subjek ini kepada non-Mason, tetapi juga untuk mengajak para Mason sendiri memahami kebenaran. Tentu saja, sebagaimana orang lain, para Mason bebas memilih sendiri, dan dapat mengambil cara pandang apa pun yang mereka inginkan tentang dunia dan hidup sesuai dengannya. Ini adalah hak asasi mereka. Tetapi, orang lain pun punya hak untuk memaparkan dan mengkritisi kekeliruan-kekeliruan mereka, dan itulah yang coba dilakukan buku ini.

Kami pun menggunakan pendekatan yang serupa dalam kritisisme kami terhadap komunitas lainnya. Terhadap orang Yahudi misalnya. Sebagian buku ini juga bertalian dengan sejarah Yahudi dan mengajukan berbagai kritisisme tertentu yang penting. Harus dikemukakan bahwa semua ini tidak ada hubungannya dengan anti-Semitisme atau teori konspirasi “Yahudi-Masonik”.

Memang, anti-Semitisme adalah sesuatu yang tak layak bagi seorang Muslim sejati. Orang Yahudi pada suatu masa telah menjadi bangsa yang dipilih oleh Allah, dan kepada mereka dikirimkan-Nya banyak Nabi. Sepanjang sejarah mereka telah ditimpa banyak kekejaman, bahkan menjadi korban pemusnahan massal, tetapi mereka tidak pernah menanggalkan identitas mereka.

Di dalam Al Quran, Allah menyebut mereka, bersamaan dengan orang Nasrani, sebagai ahli kitab, dan memerintahkan orang Islam memperlakukan mereka dengan baik dan adil. Tetapi, bagian penting dari sikap adil ini adalah mengkritisi berbagai keyakinan dan praktik yang salah dari sebagian mereka, menunjukkan kepada mereka jalan menuju kebenaran sejati. Tetapi tentu saja, hak mereka untuk hidup sesuai dengan apa yang mereka percayai dan kehendaki tak perlu dipertanyakan lagi.

Buku Ancaman Global Freemasonry ini berangkat dari premis tersebut, dan secara kritis menelusuri akar Masonry, juga sasaran dan aktivitasnya. Dalam buku ini, pembaca juga akan menemukan ikhtisar sejarah pertarungan para Mason melawan agama-agama ketuhanan. Freemason memainkan peranan penting dalam alienasi Eropa dari agama, dan seterusnya, membangun ordo baru yang berlandaskan kepada filsafat materialisme dan humanisme sekuler.

Kita juga akan memahami bagaimana pengaruh Masonry dalam penekanan dogma-dogma ini kepada peradaban non-Barat. Akhirnya, kita akan membahas metode-metode yang digunakan Masonry untuk membantu pengembangan dan pelestarian tatanan sosial yang berdasarkan dogma-dogma ini. Filsafat mereka dan metode yang mereka gunakan untuk mengembangkan filsafat ini akan didedah dan dikritisi.

Diharapkan bahwa fakta-fakta penting yang diuraikan di dalam buku ini akan menjadi sarana bagi banyak orang, termasuk para Mason sendiri, agar mampu melihat dunia dengan kesadaran yang lebih baik.

Setelah membaca buku ini, pembaca akan mampu mempertimbangkan banyak hal, dari aliran filsafat hingga kepala berita surat kabar, dari lagu rock hingga berbagai ideologi politik, dengan pemahaman yang lebih dalam, serta melihat dengan lebih baik arti dan tujuan di belakang berbagai peristiwa dan faktor.

Islam Lengkap, Sempurna, Saling Menyempurnakan

Property Pribadi Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh Ilustrasi doc. Pribadi © Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh: "-Islam Lengkap, Sempurna, Saling Menyempurnakan-"
Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh Islam Lengkap, Sempurna, Saling Menyempurnakan Allah subhaanahu wa ta’aala memerintahkan orang-orang beriman agar berIslam dengan masuk ke dalam ajaranNya secara totalitas. Bahkan perintah Allah subhaanahu wa ta’aala tersebut diiringi dengan keharusan menjauh dari langkah-langkah syetan.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ



”Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.” (QS Al-Baqarah ayat 208)

Dari sini kita dapat simpulkan bahwa di antara makna “janganlah kamu turuti langkah-langkah syaitan” ialah mengikuti bagian tertentu saja dari ajaran Islam. Sementara bagian lainnya mengikuti ajaran selain Islam. Sedangkan ”Masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya” berarti masuk ke dalam ajaran Islam secara totalitas.

Atau berarti ”melaksanakan segenap ajaran Allah subhaanahu wa ta’aala dalam seluruh aspek kehidupan.” Baik dalam urusan kecil maupun besar. Baik itu urusan lahir maupun batin. Baik itu dalam perkara duniawi maupun ukhrawi. Entah itu aspek ideologi, moral, sosial, seni-budaya, politik, ekonomi, pendidikan, hukum, pertahanan keamanan maupun militer. Baik itu urusan kehidupan pribadi maupun kemasyarakatan.

Pendek kata tidak ada satupun gerak-gerak seorang muslim kecuali ia kembalikan pengaturannya kepada Allah subhaanahu wa ta’aala sebagai rabb, Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam sebagai teladan maupun Islam sebagai dien (way of life). Inilah rahasia ucapan:

رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولًا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا



“Aku ridha Allah sebagai Rabb, Nabi Muhammad sebagai Rasul dan Islam sebagai Dien (jalan hidup)” (HR Muslim 2/329)

Seorang muslim tidak mungkin -misalnya- beribadah secara Islam, berideologi liberal, berakhlak sekuler, beraqidah pluralisme, berekonomi yahudi, berpolitik machiavelli. Bila seorang muslim tampil seperti itu berarti ia telah membiarkan dirinya mengalami ”split personality”. Kepribadian tidak utuh sebagai seorang muslim-mu’min. Dan inilah yang memang dikehendaki oleh musuh-musuh Allah ta’aala, yakni syetan. Mereka telah berhasil dalam menjadikan kebanyakan Bani Israil seperti itu.

أَفَتُؤْمِنُونَ بِبَعْضِ الْكِتَابِ وَتَكْفُرُونَ بِبَعْضٍ فَمَا جَزَاءُ مَنْ يَفْعَلُ ذَلِكَ مِنْكُمْ إِلَّا خِزْيٌ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يُرَدُّونَ إِلَى أَشَدِّ الْعَذَابِ



”Apakah kamu beriman kepada sebahagian Al-Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebahagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian daripadamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat.” (QS Al-Baqarah ayat 85)

Bani Israil merupakan kaum yang semula memperoleh banyak karunia dari Allah ta’aala namun mereka tidak pandai mensyukurinya. Sehingga mereka akhirnya dimurkai Allah ta’aala. Di antara keburukan mereka adalah mematuhi ajaran Allah ta’aala dalam hal yang mereke senangi saja. Namun dalam hal yang tidak disukai mereka mendurhakai Nabiyullah ’alaihimus salam yang menyuruh mereka. Mereka memilih-milih dan memilah-milah ajaran Allah ta’aala. Mereka tidak mau tunduk sepenuhnya kepada Allah ta’aala.

Pertarungan ideologi yang terjadi hingga dewasa ini ialah antara kalangan manusia yang cenderung ingin mentaati Allah ta’aala dan RasulNya tanpa reserve berhadapan dengan kalangan manusia yang dalam mentaati Allah ta’aala dan RasulNya bersikap seperti Bani Israil. Bilamana ajaran tersebut dirasa sesuai dengan seleranya, maka mereka mentaati.

Namun bila dianggap tidak cocok, baik dengan selera maupun kemodernan zaman, maka mereka akan mengatakan bahwa Islam tidaklah seperti itu. Mereka melabelnya sebagai Islam yang menyimpang, radikal, ekstrim dan berlebihan. Para penganut sejati Islam mereka juluki sebagai fundamentalis bahkan teroris yang tidak sanggup menyesuaikan diri dengan kemodernan zaman dan masyarakat internasional.

Bilamana seseorang mengikuti sikap bani Israil, mengikuti Al-Kitab dengan sikap pilih-kasih, mengimani sebagian dan mengingkari sebagian lainnya, maka ia hendaknya bersiap-siap menghadapi konsekuensinya. Allah ta’aala menjanjikan dua akibat yang akan dideritanya:
  1. Kenistaan dalam kehidupan dunia serta 
  2. Dikembalikan kepada siksa yang sangat berat pada hari kiamat
Sejujurnya, kenistaan atau kehinaan di dunia tampaknya sedang melanda ummat Islam di era penuh fitnah dewasa ini. Apakah kehinaan ini semata merupakan ujian kesabaran dari Allah ta’aala dalam menghadapi kezaliman kaum kuffar yang memang sedang diberi izin Allah ta’aala untuk mendapat giliran mendominasi dunia? Ataukah ini semua merupakan buah dari sikap ummat Islam yang mengikuti jejak Bani Israil? Jangan-jangan mereka mengimani sebagian Al-Qur’an dan mengingkari sebagian lainnya sehingga kehinaan merupakan konsekuensi yang dijanjikan Allah ta’aala pasti terjadi.

Jika demikian adanya, alangkah mengerikannya nasib ummat Islam dewasa ini. Sudahlah mereka terhina di dunia akibat bersikap pilih-kasih terhadap ajaran Islam sambil berfaham liberal dan sekuler. Sedangkan di akhirat kelak siksa yang sangat berat menanti mereka. Na’udzubillahi min dzaalika.


[Sumber: yang diambil Admin Blog Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh Silahkan Lihat Di News eramuslim]

Terseret Khawatir Inflasi Tinggi Jerman, Saham Asia dan Obligasi Turun

Property Pribadi Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh Ilustrasi doc. Pribadi © Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh: "-Terseret Khawatir Inflasi Tinggi Jerman, Saham Asia dan Obligasi Turun-"
Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh Terseret Khawatir Inflasi Tinggi Jerman, Saham Asia dan Obligasi Turun Saham-saham Asia goyah dan obligasi jatuh pada perdagangan Selasa pagi, sementara dolar naik setelah angka inflasi yang panas di Jerman meningkatkan kegelisahan tentang kecepatan dan skala kenaikan suku bunga yang menjulang.

Naiknya harga energi menambah kekhawatiran akan berlanjutnya kesengsaraan konsumen. Minyak mentah berjangka Brent menyentuh level tertinggi dua bulan di 122,43 dolar AS per barel setelah Uni Eropa berjanji untuk memangkas impor minyak Rusia pada akhir tahun.

Obligasi Pemerintah AS merosot ketika kembali dari liburan AS pada Senin (30/5/2022), mengirimkan imbal hasil obligasi 10-tahun naik hampir 10 basis poin (bps) menjadi 2,8405 persen.

Imbal hasil obligasi Jerman naik 8,1 basis poin semalam setelah harga konsumen Jerman meningkat pada kecepatan tercepat mereka dalam setengah abad, memperkuat kasus kenaikan suku bunga Bank Sentral Eropa yang besar pada Juli.

Data inflasi zona euro akan dirilis pada Selasa waktu setempat.

Angka Indeks Manajer Pembelian (PMI) China menunjukkan kontraksi lagi dalam aktivitas jasa dan manufaktur, meskipun pada laju penurunan yang berkurang.

Dalam ekuitas, indeks S&P 500 berjangka menyerahkan kenaikan awal menjadi datar di awal sesi Asia, dan Nasdaq 100 berjangka naik 0,4 persen.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang menghentikan kenaikan beruntun dua hari dan turun 0,2 persen. Indeks Nikkei Jepang turun 0,1 persen.

"Fokusnya sekarang benar-benar pada ekonomi AS dan China," kata Kepala Penelitian Asia dANZ Bank, Khoon Goh, di Singapura.

"Dua ekonomi terbesar di dunia itu melambat, karena alasan yang berbeda, dan itu tidak bagus untuk lintasan pertumbuhan global."

Produksi pabrik di ekonomi terbesar ketiga, Jepang, juga turun tajam pada April karena permintaan China melemah, data pada Selasa menunjukkan.

Angka Mei menunjukkan PMI resmi China di 49,6, menunjukkan kontraksi dalam aktivitas pabrik tetapi pada kecepatan yang lebih lambat dari pada April, ketika angka itu di 47,4.

Kekhawatiran pertumbuhan telah mengerem reli dua minggu untuk mata uang eksportir secara global dan telah memantapkan dolar AS karena investor kembali condong ke arah keamanan.

Pernyataan hawkish dari Gubernur Federal Reserve AS Christopher Waller juga membalikkan ekspektasi baru-baru ini bahwa Fed mungkin berhenti sejenak setelah kenaikan suku bunga pada Juni dan Juli.

"Saya menganjurkan 50 (kenaikan basis poin) dipertimbangkan setiap pertemuan sampai kita melihat pengurangan inflasi yang substansial. Sampai kita mendapatkannya, saya tidak melihat titik untuk berhenti," kata Waller.

Fed Funds berjangka turun tajam, terutama kontrak untuk bulan-bulan awal tahun depan, karena investor bersiap untuk kenaikan suku bunga tanpa henti yang akan mendorong suku bunga acuan menuju 3,0 persen pada pertengahan 2023.

Dolar diperdagangkan pada Selasa di 1,0744 dolar per euro, naik 0,3 persen, dan 128,16 yen, sekitar 0,4 persen lebih tinggi.

Dolar Australia dan Selandia Baru yang sensitif terhadap perdagangan jatuh, dengan Aussie terakhir turun 0,2 persen pada 0,7180 dolar AS dan kiwi turun 0,4 persen pada 0,6530 dolar AS.

Harga minyak naik setelah Uni Eropa setuju untuk memangkas impor minyak dari Rusia pada akhir 2022. Minyak mentah berjangka AS naik menjadi 117,70 dolar AS per barel.

Dolar yang lebih kuat mendorong emas spot sedikit lebih rendah menjadi 1.848 dolar AS per ounce.

Bitcoin menguat semalam, melonjak hampir 8,0 persen dan melampaui 32.000 dolar AS untuk pertama kalinya dalam tiga minggu. Bitcoin duduk sedikit di bawah itu pada 31.540 dolar AS di awal sesi Asia.


[Sumber: yang diambil Admin Blog Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh Silahkan Lihat Di News Antara]

Sejarah Kelam Jepang di Indonesia Jugun Ianfu

Property Pribadi Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh Ilustrasi doc. Pribadi © Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh: "-Sejarah Kelam Jepang di Indonesia Jugun Ianfu-"
Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh Sejarah Kelam Jepang di Indonesia Jugun Ianfu Menjelang momentum kapitulasi Jepang di Asia Pasifik kepada Tentara Sekutu pada 2 September 1945, Global Future Institute merasa tergerak untuk mengungkap kembali sejarah hitam militerisme dan fasisme Jepang pada Perang Dunia Kedua. Dengan berkedok sebagai tentara pembebasan Asia, Jepang sejatinya datang ke Indonesia sebagai penjajah baru menggantikan Belanda yang sudah 350 tahun bercokol di Indonesia.

Namun demikian, masa penjajahan dan pendudukan Jepang selama tiga tahun di Indonesia, nampaknya tak kalah penting untuk diungkap dalam buku-buku sejarah, karya sastra maupun film. Artikel berikut ini kiranya bisa menjadi referensi awal untuk studi-studi lebih lanjut berkenaan dengan sepak-terjang pemerintahan militer Jepang di Indonesia dan Asia Tenggara pada umumnya. Termasuk berbagai kejahatan perang Jepang seperti Perbudakan Sex yang kelak populer dengan sebutan Jugun Ianfu.

Jugun Ianfu adalah istilah Jepang terhadap perempuan penghibur tentara kekaisaran Jepang dimasa perang Asia Pasifik, istilah asing lainnya adalah Comfort Women. Pada kenyataannya Jugun Ianfu bukan merupakan perempuan penghibur tetapi perbudakan seksual yang brutal, terencana, serta dianggap masyarakat internasional sebagai kejahatan perang. Diperkirakan 200 sampai 400 ribu perempuan Asia berusia 13 hingga 25 tahun dipaksa menjadi budak seks tentara Jepang.

Melakukan invansi ke negara lain yang mengakibatkan peperangan membuat kelelahan mental tentara Jepang. Kondisi ini mengakibatkan tentara Jepang melakukan pelampiasan seksual secara brutal dengan cara melakukan perkosaan masal yang mengakibatkan mewabahnya penyakit kelamin yang menjangkiti tentara Jepang. Hal ini tentunya melemahkan kekuatan angkatan perang kekaisaran Jepang. Situasi ini memunculkan gagasan untuk merekrut perempuan-perempuan lokal , menyeleksi kesehatan dan memasukan mereka ke dalam Ianjo-Ianjo sebagai rumah bordil militer Jepang.

Mereka direkrut dengan cara halus seperti dijanjikan sekolah gratis, pekerjaan sebagai pemain sandiwara, pekerja rumah tangga, pelayan rumah makan dan juga dengan cara kasar dengan menteror disertai tindak kekerasan, menculik bahkan memperkosa di depan keluarga.

Jugunianfu berasal dari Korea Selatan, Korea Utara, Cina, Filipina, Taiwan, Timor Leste, Malaysia, dan Indonesia. Sebagian kecil di antaranya dari Belanda dan Jepang sendiri. Mereka dibawa ke wilayah medan pertempuran untuk melayani kebutuhan seksual sipil dan militer Jepang baik di garis depan pertempuran maupun di wilayah garis belakang pertempuran.

Sebagian besar perempuan-perempuan yang berasal dari pulau Jawa yang dijadikan Jugun Ianfu seperti Mardiyem, Sumirah, Emah Kastimah, Sri Sukanti, hanyalah sebagian kecil Jugun Ianfu Indonesia yang bisa diidentifikasi. Masih banyak Jugun Ianfu Indonesia yang hidup maupun sudah meninggal dunia yang belum terlacak keberadaannya.

Mereka diperkosa dan disiksa secara kejam. Dipaksa melayani kebutuhan seksual tentara Jepang sebanyak 10 hingga 20 orang siang dan malam serta dibiarkan kelaparan. Kemudian di aborsi secara paksa apabila hamil. Banyak perempuan mati dalam Ianjo karena sakit, bunuh diri atau disiksa sampai mati.

Ianjo pertama di dunia dibangun di Shanghai, Cina tahun 1932. Pembangunan Ianjo di Cina dijadikan model untuk pembangunan Ianjo-Ianjo di seluruh kawasan Asia Pasifik termasuk Indonesia sejak pendudukan Jepang tahun 1942-1945 telah dibangun Ianjo diberbagai wilayah seperti Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Jawa, Nusa Tenggara, Sumatra, Papua.

Setelah perang Asia Pasifik usai Jugun Ianfu yang masih hidup didera perasaan malu untuk pulang ke kampung halaman. Mereka memilih hidup ditempat lain dan mengunci masa lalu yang kelam dengan berdiam dan mengucilkan diri. Hidup dalam kemiskinan ekonomi dan disingkirkan masyarakat. Mengalami penderitaan fisik, menanggung rasa malu dan perasaan tak berharga hingga akhir hidupnya.

Kaisar Hirohito merupakan pemberi restu sistem Jugun Ianfu ini diterapkan di seluruh Asia Pasifik. Para pelaksana di lapangan adalah para petinggi militer yang memberi komando perang. Maka saat ini pihak yang harus bertanggung jawab atas kejahatan kemanusiaan ini adalah pemerintah Jepang.

Pemerintah Jepang masa kini tidak mengakui keterlibatannya dalam praktek perbudakan seksual di masa perang Asia Pasifik. Pemerintah Jepang berdalih Jugun Ianfu dikelola dan dioperasikan oleh pihak swasta. Pemerintah Jepang menolak meminta maaf secara resmi kepada para Jugun Ianfu. Kendatipun demikian Juli 1995 Perdana Menteri Tomiichi Murayama pernah menyiratkan permintaan maaf secara pribadi, tetapi tidak mewakili negara Jepang. Tahun 1993 Yohei Kono mewakili sekretaris kabinet Jepang memberikan pernyataan empatinya kepada korban Jugun Ianfu. Namun pada Maret 2007 Perdana Menteri Shinzo Abe mengeluarkan pernyataan yang kontroversial dengan menyanggah keterlibatan militer Jepang dalam praktek sistem perbudakan seksual.

Pemerintah Indonesia menganggap masalah Jugun Ianfu sudah selesai, bahkan mempererat hubungan bilateral dan ekonomi dengan Jepang paska perang Asia Pasifik. Namun hingga kini banyak organisasi non pemerintah terus memperjuangkan nasib Jugun Ianfu dan terus melakukan melobi ke tingkat internasional untuk menekan pemerintah Jepang agar menyelesaikan kasus perbudakan seksual ini. Kemudian upaya penelitian masih terus dilakukan untuk memperjelas sejarah buram Jugun Ianfu Indonesia,berpacu dengan waktu karena para korban yang sudah lanjut usia.

Banyak masyarakat yang merendahkan, serta menyisihkan para korban dari pergaulan sosial. Kasus Jugun Ianfu dianggap sekedar “kecelakaan” perang dengan memakai istilah “ransum Jepang”. Mencap para korban sebagai pelacur komersial. Banyak juga pihak-pihak oportunis yang berkedok membela kepentingan Jugun Ianfu dan mengatasnamakan proyek kemanusiaan, namum mereka adalah calo yang mengkorupsi dana santunan yang seharusnya diterima langsung para korban.

Juli 1995 Asian Women’s Fund (AWF) didirikan oleh organisasi swasta Jepang. Organisasi ini dituduh sebagai “agen penyuap” untuk meredam protes masyarakat internasional dan tidak mewakili pemerintah Jepang secara resmi. Di masa pemerintahan Soeharto Tahun 1997 Menteri Sosial Inten Suweno menerima dana santunan bagi para korban sebesar 380 juta yen yang diangsur selama 10 tahun. Namun banyak para korban menyatakan tidak pernah menerima santunan tersebut.

Berikut adalah beberapa tuntutan dari para korban jugunianfu:
  1. Pemerintah Jepang masa kini harus mengakui secara resmi dan meminta maaf bahwa perbudakan seksual dilakukan secara sengaja oleh negara Jepang selama perang Asia Pasifik 1931-1945. 
  2. Para korban diberi santunan sebagai korban perang untuk kehidupan yang sudah dihancurkan oleh militer Jepang. 
  3. Menuntut dimasukkannya sejarah gelap Jugun Ianfu ke dalam kurikulum sekolah di Jepang agar generasi muda Jepang mengetahui kebenaran sejarah Jepang.
Tahun 1992, untuk pertama kalinya Kim Hak Soon korban asal Korea Selatan membuka suara atas kekejaman militer Jepang terhadap dirinya ke publik. Setelah itu masalah Jugun Ianfu terbongkar dan satu persatu korban dari berbagai negara angkat suara. Kemudian tahun 2000 telah digelar Tribunal Tokyo yang menuntut pertanggung jawaban Kaisar Hirohito dan pihak militer Jepang atas praktek perbudakan seksual selama perang Asia Pasifik.

Tahun 2001 final keputusan dikeluarkan di Tribunal The Haque. Setelah itu tekanan internasional terhadap pemerintah Jepang terus Dilakukan. Oktober 2007 kongres Amerika Serikat mengeluarkan resolusi tidak mengikat yang menekan pemerintah Jepang memenuhi tanggung jawab politik atas masalah ini . Meski demikian pemerintah Jepang sampai hari ini belum mengakui apa yang telah diperbuat terhadap ratusan ribu perempuan di Asia dan Belanda pada masa perang Asia Pasifik.


[Sumber: yang diambil Admin Blog Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh Silahkan Lihat Di News theglobal-review]

Tokenisasi dan Penskalaan Ethereum

Property Pribadi Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh Ilustrasi doc. Pribadi © Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh: "-Tokenisasi dan Penskalaan Ethereum-"
Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh Tokenisasi dan Penskalaan EthereumMengeksplorasi hubungan antara tokenisasi dan Ethereum dan bagaimana berbagai solusi penskalaan dapat mengirim ekosistem ke ketinggian baru.

Pada 2022, jumlah keseluruhan aplikasi terdesentralisasi (DApps) di blockchain Ethereum mencapai 3.000. Saat ini, ekosistem ini adalah pilihan utama bagi mereka yang membuat dApps, NFT, dan token tren lainnya. Tetapi apakah pengembang, dan, yang paling penting, komunitas senang dengan itu?

Karena popularitasnya yang meningkat, Ethereum menghadapi berbagai masalah dengan kinerja, seperti biaya gas yang tinggi, eksekusi kontrak yang lambat, dan lainnya. Penyebaran mainnet, diatur untuk memperbaiki masalah tersebut, akhirnya datang pada bulan Agustus. 

Dan sementara kita menahan napas dan berharap itu tidak ditunda lagi, mari kita jelajahi bagaimana tokenisasi memengaruhi Ethereum dan bagaimana berbagai solusi penskalaan dapat membawa ekosistem ke tingkat yang lebih tinggi.

Ethereum dan Kekurangannya Saat Ini

Blockchain Ethereum sejauh ini terbatas hanya pada 30 transaksi per detik, sementara pesaing seperti Solana dapat memproses lebih dari 30.000. Biaya transaksi rata-rata untuk blockchain berkisar sekitar $1,5, dan meskipun ini merupakan penurunan yang signifikan dari tahun sebelumnya, masih lebih tinggi dari biaya gas yang diinginkan.

Hal lain adalah bahwa Ethereum bertanggung jawab untuk menyediakan keamanan dan mengatur data di seluruh blockchain-nya. Pelapisan data, persetujuan transaksi, pemeliharaan keamanan… Semua multitasking ini berarti bahwa blockchain harus menghadapi batasan dalam aspek kinerja tertentu.

Dengan Ethereum menjadi pilihan yang sangat populer di dunia terdesentralisasi, masalah utama dengan banyak pengembang yang memilihnya adalah kepadatan penduduk, yang pasti mengarah pada biaya transaksi yang lebih tinggi bagi pelanggan yang menggunakannya sebagai mata uang dan/atau investasi.

Masalah Penskalaan - dan Solusi

Eksekusi dan kekurangan transaksi biasanya disebut sebagai masalah penskalaan . Para peneliti telah menawarkan banyak solusi untuk itu, beberapa di antaranya termasuk dalam pembaruan Agustus yang sangat ditunggu-tunggu.

Solusi penskalaan harus memungkinkan blockchain untuk mencapai efisiensi yang lebih baik dan menurunkan biaya transaksi sambil memastikan bahwa kinerjanya tidak dirugikan. Solusi lapisan pertama biasanya mencakup sidechains dan lapisan off-chain, yang dibangun di atas rantai utama dan dirancang untuk meningkatkan throughput transaksi. Lapisan kedua melibatkan saluran status, rollup, interoperabilitas blockchain, sharding, dan fungsi kriptografi alternatif.

Pada bulan Agustus, jika Penggabungan tidak ditunda lagi, blockchain Ethereum akan disatukan dengan rantai suarnya dan terintegrasi dengan rantai pecahan. Dengan demikian, proses tersebut akan membagi jaringan Ethereum menjadi beberapa rantai, yang diharapkan dapat meningkatkan throughput dan kecepatan transaksi secara signifikan.

Sebagai hasil dari The Merge, mainnet Ethereum diatur menjadi:
  • Lebih cepat. Transaksi dapat diselesaikan secepat nanodetik. 
  • Lebih lebar. Jumlah transaksi yang lebih tinggi per detik meningkatkan tingkat keseluruhan transaksi yang terjadi di blockchain. 
  • Lebih terdesentralisasi. Desentralisasi dan keamanan yang tinggi adalah dua sifat yang paling dikenal Ethereum, dan dengan demikian akan tetap ada setelah pembaruan.

Solusi Penskalaan Tokenless vs Tokenized

Sebelum kita melanjutkan ke berbagai solusi penskalaan tokenized dan tokenless, mari kita ingat secara singkat apa arti tokenization . Biasanya kami menggunakan istilah ini ketika kami berbicara tentang sesuatu yang berharga yang diubah menjadi token digital yang digunakan di blockchain. Segala sesuatu yang dapat Anda bayangkan dapat menjadi token: dari real estat hingga seni digital.

Ketika kita berbicara tentang solusi lapis kedua Ethereum, tokenless berarti bahwa jaringan masih menggunakan ETH sebagai koin utamanya, sementara tokenized memiliki tokennya sendiri. Arbitrum , rollup optimis, dan rollup tanpa pengetahuan (ZK) lainnya memilih untuk tetap menggunakan ether sebagai aset asli. Polygon, Metis, dan Boba adalah yang paling populer di antara yang membuat token baru.

Sementara menjaga ether sebagai aset asli di blockchainnya sendiri sangat dapat dimengerti, sejarah kesuksesan Polygon menunjukkan bahwa peluncuran ekonomi token berjalan bersama dengan hype dan komunitas yang setia. Jika token atau program insentif diluncurkan, itu pasti menarik perhatian dan memotivasi pengguna untuk mengambil bagian dalam proses baik secara finansial maupun fisik, misalnya, dengan memberikan suara untuk keputusan jaringan atau berinvestasi dalam pengembangannya di masa depan.

Mari kita lihat lebih dekat beberapa solusi penskalaan tokenized dan tokenless untuk memahami bagaimana mereka dapat meningkatkan jaringan Ethereum.

Rollup

Gagasan utama di balik rollup adalah untuk mengeksekusi transaksi pada lapisan kedua yang memungkinkan untuk mempercepat mainnet dan meningkatkan efisiensi. Ada dua jenis rollup utama: optimis dan tanpa pengetahuan . Yang optimis diberi nama seperti ini karena pada dasarnya, validator mana pun dapat memposting blok rollup dan mengonfirmasi validitas blok lain. Jika validator tertentu menemukan sesuatu yang mencurigakan, pemeriksaan dapat dijalankan untuk memeriksa status blok.

Mari kita lihat cara kerjanya dengan Arbitrum. Pada Mei 2022, rollup ini memegang $1,35 miliar dalam nilai total terkunci (TVL), menjadi solusi skalabel tokenless paling populer di jaringan Ethereum.

Property Pribadi Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh Ilustrasi doc. Pribadi © Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh: "-Tokenisasi dan Penskalaan Ethereum-"
Rollup Ethereum diurutkan berdasarkan TVL. Sumber: DeFi Llama

Di Arbitrum, node penuh yang mengirimkan transaksi ke rantai layer 1 mendapatkan hadiah dalam ETH. Sisa biaya transaksi pengguna didistribusikan ke peserta jaringan lain - seperti validator. Jika blok yang ditambahkan oleh pengguna Arbitrum terbukti salah atau tantangan terbukti tidak dapat dibenarkan, validator yang bertanggung jawab akan menyita sahamnya, memastikan peserta selalu bermain adil atau menanggung konsekuensinya.

Adapun rollup tanpa pengetahuan, atau zk-rollup, solusi skalabilitas Layer 2 ini memungkinkan blockchain untuk memvalidasi transaksi lebih cepat sambil juga memastikan bahwa biaya gas tetap minimal. Kecepatan transaksi dicapai dengan bantuan Merkle Trees: satu menyimpan semua akun, sementara yang lain menyimpan semua saldo. Penyimpanan data di luar rantai ini menghemat sejumlah besar daya pemrosesan dan waktu untuk blockchain.

Eter digunakan sebagai koin dasar oleh Arbitrum dan rollup lainnya untuk menutupi gas. Protokol diharuskan membayar biaya transaksi dan biaya tambahan untuk membawa peluncuran ke mainnet. Itu harus disebutkan sebagai kemunduran utama penskalaan tanpa token.

Solusi Tokenisasi

Seperti yang kami sebutkan di atas, solusi skalabilitas tokenized menggunakan token mereka sendiri untuk menjaga ekosistem yang dibangun di atas Ethereum. Polygon, ekosistem multi-rantai dari blockchain yang kompatibel dengan Ethereum, adalah yang paling dikenal di antara mereka, dan kami telah mempelajarinya secara mendalam , jadi hari ini mari kita fokus pada contoh lain: Metis.

Metis Layer2 adalah solusi penskalaan yang menawarkan skalabilitas yang dikombinasikan dengan keamanan blockchain Ethereum dan kemampuan untuk membuat Ethereum dApps. Ia menggunakan tokennya sendiri untuk membayar biaya transaksi, dengan 30% di antaranya dikembalikan ke protokol yang berfungsi di jaringan. Tidak seperti Arbitrum, Metis mengizinkan pihak ketiga untuk menjalankan sequencer dengan mengintai Metis untuk membuktikan kejujuran mereka.

Selain itu, Metis menawarkan jembatan NFT antara jaringan Andromeda dan Ethereum, penyimpanan NFT, bersama dengan fungsi menciptakan organisasi otonom terdesentralisasi (DAO) dan perusahaan otonom terdesentralisasi (DAC). TVL-nya adalah $53,1 pada saat penulisan, yang hampir tiga kali lebih kecil dari Arbutrum. Namun, dengan semua fitur NFT dan DAO, proyek ini dapat menunjukkan pertumbuhan lebih lanjut - dengan komunitas setianya yang terdiri dari 130 ribu pengguna di Twitter saja.

Apakah Tokenisasi Benar-benar Diperlukan untuk Ethereum?

Contoh yang kami diskusikan di atas menunjukkan bahwa solusi tokenized dan tokenless dapat berkontribusi pada tujuan utama penskalaan blockchain Ethereum. Sementara yang pertama, seperti Arbitrum, berfokus pada percepatan transaksi, Polygon, Metis, dan lainnya juga membangun komunitas dan berbagai layanan terdesentralisasi.

Oleh karena itu, tokenisasi bukanlah suatu keharusan. Namun, ini sangat bermanfaat dalam hal mengurangi biaya gas, karena biaya biasanya dibayarkan dalam token asli, sementara penonton tertarik untuk mengambil bagian dalam mengembangkan jaringan baru.

di Tulis Oleh: Sarah Ahmed


[Sumber: yang diambil Admin Blog Suriya-Aceh Info Anak Meulaboh Silahkan Lihat Di News CoinMarketcap]